Veneer Gigi, Memasangnya Bagaimana?

Seringkali penampilan gigi tidak rapi atau tidak simetris. Untuk kondisi yang tidak terlalu berat, veneer gigi bisa menjadi solusi. Namun apa yang perlu diperhatikan sebelum mencoba memasang veneer gigi?

Menurut Alodokter, dibanding crowning yang mengganti keseluruhan mahkota gigi, veneer hanya menempel di bagian depan gigi, sehingga hanya perlu merapikan lebih sedikit dibanding crowning.

Hanya saja pemasangannya harus memperhatikan warna asli gigi agar tidak jadi belang.

Setelah dirapikan dan diperiksa untuk memastikan bebas dari semua masalah gigi, dokter gigi akan membuat cetakan yang sesuai dengan kondisi gigi asli. Cetakan ini kemudian dikirimkan ke laboratorium untuk dibuatkan veneernya. Proses ini akan memakan waktu 2-4 minggu.

Setelah veneer jadi, barulah pemasangan dilakukan dengan perekat dari lapisan zat semen dan kemudian dikeraskan dengan sinar ultraviolet. Setelah merekat kuat, sisa zat semen dirapikan dan dibuang.

Pemasangan veneer kemudian akan diikuti dengan pemeriksaan berkala. Veneer biasanya akan bertahan selama 5-10 tahun, tergantung bahan yang digunakan.

Kebiasaan yang perlu dihindari setelah memasang veneer antara lain:

  1. Membuka kemasan plastik dengan gigi
  2. Mengigit es batu
  3. Mengunyah dengan gigi depan
  4. Mengigit kuku
  5. Menggeremutukkan gigi

Untuk perawatan dan pemeriksaan gigi oleh tenaga profesional dan terbaik di bidangnya, silakan kunjungi Pondok Gigi yang beralamat di Jalan Antasari 20 b, Cipete, Jakarta Selatan. 

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.